Ditulis oleh zumir di/pada Oktober 21, 2008
Biasanya para pekerja kantoran dari Senin-Jumat asyik dengan pekerjaan-pekerjaan kantor, maka hari Sabtu-Minggu menjadi hari istimewa bagi keluarga karena di hari tersebut mereka bisa berkumpul bersama, menghabiskan waktu buat keluarga. Di hari Minggu aku pun menyempatkan diri ingin berenang. Ugh, dah lama sekali tidak merasakan badan ini berenang di air seperti layaknya ikan. Meliuk-liuk sebebas-bebasnya. Pasti sangat sejuk sekali ketika siang hari dengan udara Jakarta yang sangat panas, bisa berendam di air.
Cukup jauh di Al-Hakim, kolam renang yang khusus untuk putri pada pagi hari sebelum jam 15.00, setelahnya dibuka khusus untuk putra. Ada dua kolam renang. Kolam kecil dengan kedalaman sekitar ¾ m untuk anak-anak, dan kolam besar dengan variasi kedalaman mulai 1 meter sampai 2,5 meter untuk dewasa. Yap cukup dalam, untuk ukuran orang dewasa yang tinggi juga pasti tenggelam. Kolam kecil dilengkapi dengan papan luncur yang tentu saja sangat nyaman untuk anak-anak bermain. Disana terlihat anak-anak kecil berenang, bermain dengan air, ada yang menggunakan ban dengan berbagai bentuk lucu-lucu yang tentu saja sangat disukai anak-anak, ada juga yang memakai jas pelampung, semua itu dipakai oleh anak-anak biar tidak tenggelam.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Ibroh | Bertanda: belajar, motivasi | 1 Komentar »
Ditulis oleh zumir di/pada Oktober 17, 2008

Judul Buku : 5 Langkah Mudah Memahami Al-Quran
Penyusun : Muhammad Fathul Mubin
Penerbit : Oval, Yogyakarta
Cetakan pertama, Agustus 2008
1 pak berisi 10 jilid buku dengan isi 30 juz Al-Quran.
Subhanallah, Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Al-Quran sebagai pedoman hidup bagi manusia. Baru pertama kali saya menemukan buku yang berisi Al-Quran dengan metode penterjemahan yang sangat berbeda dari biasanya. Bermula dari sebuah filosofi gembok dan kunci yang menjadi cover dari buku ini, gembok adalah Al-Quran dengan bahasa Arab, yang tidak semua orang bisa mengerti dan memahami kecuali orang yang tahu atau paham bahasa Arab. Dengan munculnya buku ini diharapkan bisa menjadi kunci yang bisa membuka gembok itu.
Dengan buku ini kita diajak untuk belajar memahami Al-Quran dengan melewati 5 tahapan yang disebut Al Khomsa, yaitu Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Resensi buku | Bertanda: Al-Quran, buku | 5 Komentar »
Ditulis oleh zumir di/pada Agustus 29, 2008
Dari setiap perilaku kita, pasti ada salah
Karena kita bukan manusia yang maksum
Seperti para nabi dan rasul
Baik perkataan, perbuatan, maupun sikap
Permohonan maaf saya haturkan
Kepada saudaraku semua
Ketika….
Lisan salah mengucapkan
Mimik muka yang cenderung masam
Perbuatan dan sikap yang tak terkendali
Baik yang disengaja maupun tidak sengaja
Dan apapun juga itu namanya….
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Puisi | Leave a Comment »
Ditulis oleh zumir di/pada Agustus 27, 2008
16 Juli 2007 Kota Gudeg, waktu mentari mengintip di ufuk timur.
Subhanalllah, pagi itu ketika ku sedang sibuk dengan ujian kehidupanku, datang sebuah sms dari sahabatku menanyakan kabarku. Ya kujawab “alhamdulillah pagi ini aku masih diberi nikmat iman dan islam lengkap dengan ujiannya &……”
Dan balasan dari sahabatku yang sungguh sangat menyadarkan diri ini,
“Amien ya Rabb, Bagi seorang muslim yang akan membuat dirinya kecewa hanya jika dia terhalang menyampaikan al haq, yang lainnya pelengkap dan seni hidup saja, Barakallahu.”
Tulisannya memang hanya beberapa kata, tapi itu cukup berarti dalam perjalanan hidupku ini….
Selama ini ku sering mendengarnya dan sering pula ku mengucapkannya, tapi hari ini lain, kata-kata itu kudapatkan dari sahabatku di Bandung yang baru kukenal 2 minggu yang lalu, terasa menelusup dalam relung jiwaku, menancap tajam dalam dadaku…
Ya Rabbana, ampunilah hamba yang hina ini
Jangan Kau tinggalkan hambaMu dalam kemungkaran
Jangan Kau biarkan diri ini terlena dengan hawa Kapitalisme yang senatiasa menyelubungi hidup ini
Berikan kekuatan untuk selalu menggenggam kebenaran
Jauhkan dari hal-hal yang melemahkan
Dan keberanian untuk menyampaikan yang haq diatas kebatilan
Amien ya Rabbana……
Wahai Sahabatku mari genggam erat dan perjuangkan agar Khilafah Rasyidah segera tegak dimuka bumi ini……Allahu Akbar
Ditulis dalam Ibroh | Leave a Comment »
Ditulis oleh zumir di/pada Agustus 27, 2008
Cirebon, kota persinggahan yang pada awalnya sudah membuatku pesimis, apakah aku bisa mengemban amanah ini? Itu pertanyaanku saat memutuskan untuk berangkat. Kuberanikan diri tuk hadapi kenyataan dan menatap dunia yang ternyata sama, tak jauh beda dengan dunia yang kutinggalkan.
Awalnya dunia yang asing yang belum pernah kukenal sebelumnya, cukup menghabiskan energi tuk beradaptasi dengan dunia ini, tapi setelah kumenemukan barisanku, ku merasa tak sendirian didunia yang baru ini, justru aku mendapatkan lebih dari teman-temanku yang kutinggalkan.
Betapa banyak kudapatkan saudara baru disini. Yang pada awalnya belum pernah bertemu, belum pernah bersua, duduk dalam majelis yang sama, tetapi ketika bertemu terasa begitu dekat seperti layaknya saudara yang sudah lama saling percaya, tiada lain ikatan akidah dan tsaqofahlah yang menyatukan kita, begitu indahnya persaudaraan ini, mengalahkan persaudaraan karena nasab. Begitupun seharusnya terhadap saudara-saudara kita di Palestina, Irak, Afganistan, Filiphina, dan di belahan bumi yang lain, mereka adalah saudara-saudara kita. Layakkah kita hanya berdiam diri melihat saudara-saudara kita dibantai, anak-anak mereka dibunuh, para wanita diintimidasi, dipisahkan dari suaminya (menjadi janda) dan dihinakan oleh para laknatullah Amerika dan sekutu-sekutunya dengan ide Kapitalismenya.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Ibroh | Leave a Comment »
Ditulis oleh zumir di/pada Agustus 27, 2008
Subhanallah,
hidup ini begitu indah
begitu banyak ujian yang datang silih berganti
begitu banyak sisi-sisi kehidupan yang mengisi menjadikan warna tersendiri
pertemuan-perpisahan begitu seringnya datang pergi
tergantung bagaimana kita mensikapi semua ini
apakah semua ini kita jadikan sebagai kasih sayang Allah kepada kita
dengan adanya ujian, hambatan dan berbagai cobaan justru disitulah Allah hendak menguji kita
seberapa tingkat keimanan dan ketaqwaan kita dihadapan Allah
semakin tinggi maka semakin besar tingkat ujian yang kita hadapi
tapi yakinlah Allah hendak meninggikan derajat kita
Masih ingatkah tentang cerita cangkir yang indah
dia dibentuk dengan proses yang lama, sakit, tapi dengan keyakinan dan kesabaran menjadikannya cantik, indah, dan banyak yang terpesona dengan keindahannya
padahal dulunya ia adalah cuma seonggok tanah hitam tak ada yang tertarik padanya
Ketika menanggapi ujian yang kita hadapi dengan hati yang lapang maka tidak akan terasa sempit
ibaratnya kita meminum air garam dalam segelas air akan terasa sangat asin
berbeda ketika garam itu dicampur dalam air telaga rasa asin itu tak akan tersakan.
Maka berbahagialah orang yang sedang dalam ujian karena Allah hendak meninggikan derajat kita.
dan sikapilah ujian itu dengan berlapang dada dan bersabarlah karena ujian itu tidak akan berhenti karena ketika bisa lepas dari satu ujian maka ujian baru akan datang
Yah, ujian memang dipersiapkan oleh Allah untuk kemuliaan kita
so, keep struggle for Khilafah
Allahu Akbar
3 Desember 2006
Ditulis dalam Ibroh | Leave a Comment »
Ditulis oleh zumir di/pada Agustus 27, 2008
Saudaraku…
Luka, lelah, pengorbanan
Takkan lagi melahirkan keluhan
Deraan yang datang meski tak berbilang
Takkan mampu meredam keikhlasan
Untuk meretas jalan kebenaran
Sebab disanalah
Pintu kemuliaan sedang menunggu
Para pejuang mengetuk, mengucapkan salam
Dan itulah istana, yang diperuntukkan untukmu
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Puisi | Leave a Comment »
Ditulis oleh zumir di/pada Agustus 27, 2008
Gema kembalinya Khilafah semakin jelas
Pergolakan pemikiran semakin keras
Hanya sistem yang haq yang kan tegak
Maka jangan ragu, semangatlah dalam dakwah
Dakwah ini butuh pengorbanan, Harta, jiwa, bahkan nyawa
Bersiaplah wahai diri tuk sambut Khilafah
Rasakan getarannya, persiapkan sepenuh jiwa
Semakin tercium wanginya surga
Ku nanti syahid dijalan-Mu dalam menegakkan dien ini
Izinkan hamba meraihnya ya Rabbi
Ahad, 12 Maret 2006
Bumi Cirebon tempat persinggahan yang
menorehkan luka dan menancapkan duri Kapitalis makin dalam
sehingga membuat diri tak rela hanya berdiam dalam kebisuan
Ditulis dalam Puisi | Leave a Comment »
Ditulis oleh zumir di/pada Agustus 27, 2008
Ku ingin hidup dalam naungan-Mu
Al Khilafah Rasyidah yang berdiri diatas manhaj kenabian
Walau tubuh ini rapuh
Walau jiwa ini meranggas
Walau halangan, rintangan, godaan yang melemahkan iman senatiasa menghadang
Semua itu tak berarti bagiku
Karna hanya ridlo-Mu yang kuharapkan
Lelah, letih, cemoohan, umpatan, penolakan
Tlah cukup banyak menjadi teman dalam perjalanan dakwah ini,
Tapi……
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Puisi | Leave a Comment »